Minggu, 06 Juli 2014

Sabtu, 05 Juli 2014

Ilmu Budaya Dasar - Komunikasi dan Budaya



Studi kasus I

Di California, seorang Manajer SDM di sebuah perusahaan manufaktur, akan mewawancarai seorang pelamar kerja untuk ditempatkan di bagian pengontrolan pabrik. Tidak lama, pintu terbuka dan seorang pemuda berkulit hitam masuk ke dalam  ruangan. Tanpa melihat sang manajer, pemuda tersebut menarik kursi terdekat, dan tanpa dipersilahkan, ia langsung duduk. Ia tidak melihat wajah manajer tersebut malah melihat ke lantai. Manajer terkejut dengan perilaku pemuda tersebut. Meskipun wawancara belum dimulai dan posisi yang dibutuhkan tidak memiliki keterampilan sosial yang kuat, dapat dipastikan pemuda tadi tidak akan lolos seleksi.

Dilihat dari kasus diatas diketahui bahwa pemuda tersebut mengalami masalah komunikasi. Masalah komunikasi bisa terjadi dalam beberapa kondisi. Seperti pada kondisi kali ini, kulit hitam bisa menjadi salah satu alasan mengapa dia terlihat sangat tidak percaya diri. 

Gugup juga merupakan salah satu alasan terkuat mengapa komunikasinya terganggu. Sehingga sopan santunnya tidak terjaga. Terkadang, ketika seseorang sedang terdesak dan gugup, mereka bisa melupakan hal-hal sederhana seperti sopan santun. Ketika seseorang ingin melamar kerja, sudah semestinya mereka pasti akan mempelajari etika dan sopan santun yang harus dijaga. Namun, seperti sejarah pada umumnya, mempelajari lebih mudah dari memeraktekkan. Terutama pada kondisi ini, pemuda bisa saja menjadi sangat gugup dan melupakan apa yang seharusnya dia lakukan.

Studi Kasus II


Korea

Korea adalah sebuah Negara yang terbagi atas dua bagian yang saling bertolak belakang dikarenakan perang saudara. Negara korea utara yang berbasis komunis merupakan sebuah Negara dengan tingkat disiplin yang tinggi. Selain mengutamakan kedisiplinan, korea utara merupakan Negara dengan tingkat penghasilan yang sangat rendah karena mementingkan kesederhanaan. Karena kesederhanaan ini, energy yang digunakan untuk penduduk juga lebih sedikit dibandingkan dengan untuk operasi militer.

Menurut sebuah catatan, lebih dari setengah warga korea utara merupakan prajurit militer. Ibukota korea utara, Pyong Yang, merupakan salah satu kota terbersih di dunia. sangat susah untuk mendapatkan mobil dijalan-jalan Pyong Yang. Perempuan korea utara sangat sopan dalam berpakaian. Merupakan hal yang tabu bagi merepaka menggunakan pakaian berwarna cerah dan di atas lutut. Ini merupakan sebuah kebudayaan yang sangat bertolak belakang dengan korea selatan.

Berbeda dengan korea utara, korea selatan merupakan Negara dengan kebudayaan terbuka dan unik. Kebudayaannya yang sangat berbeda, terutama dalam hal permusikan, menjadikan kebudayaan korea selatan dikenal dan diingat banyak orang. Banyak pro dan kontra bila membicarakan kebudayaan korea selatan. Mulai dari operasi plastic dan cara ber-make up serta music yang mereka sajikan. Walaupun banyak masyarakat yang kontra terhadap budayanya, banyak juga yang menerima dengan baik budayanya. 

Korea selatan menjadi salah satu Negara dengan tingkat kunjungan wisata paling banyak di dunia dalam beberapa tahun belakangan ini. Ini merupakan salah satu akibat baik dari berkembanganya industri musik dan perfilman Negara tersebut.

Indonesia

Indonesia merupakan sebuah Negara agraris dan kepulauan terbesar di dunia. Dengan berbagai macam suku bangsa yang tersebar dari sabang sampai merauke, merupakan sebuah keberhasilan yang besar bagi pahlawan kemerdekaan yang berhasil menyatukan bangsa ini. walau secara garis besar masih terlihat perpecahan yang berakibat pada perang saudara seperti di ambon, Aceh dan Pontianak, namun masalah ini tetap bisa diselesaikan dengan baik oleh pemerintah. 

Keragaman suku bangsa dan keindahan Alam Indonesia memberikan daya tarik tersendiri bagi turis untuk datang berwisata ke Negara ini. 

Walau demikian, Negara dengan kekayaan berlimpah ini masih saja terpuruk dengan lingkar hitam kemiskinan. Hal ini disebabkan dengan buruknya orang-orang yang dipercaya dalam menjalankan pemerintahan.

Selain itu, walaupun sumber daya manusia nya sudah banyak yang bisa idbuktikan dalam kancah internasional, tetap saja, tingkat pendidikan di Indonesia masih sangat rendah. Hal ini dikarenakan distribusi pendidikan yang tidak merata. Melihat Negara yang terdiri dari banyak kepulauan, distribusi menjadi sangat mungkin untuk terhambat. 

Negara kaya seperti Indonesia ini, sangat mungkin menjadi maju mengalahkan berbagai Negara lain apabila seorang pemimpinnya baik.

Padang

Padang merupakan salah satu suku dari bangsa Indonesia yang berasal dari Sumatera Barat.  Padang sangat terkenal dengan kegigihannya terutama dalam berdagang. 

Dengan wajah yang elok, mungkin banyak yang meremehkannya. Akan tetapi, budaya yang ditanamkan pada diri seorang minang sangat baik. Mereka terkenal dengan budaya kerja keras yang dituntut dari kecil.

Korupsi

Korupsi merupakan penyakit pemerintah Indonesia yang belum bisa dihilangkan. Dan ini merupakan cara yang sangat diharamkan oleh agama apapun. Dan merupakan perbuatan jahat yang sepantasnya mendapatkan hukuman mati.



PRIA WANGI RAMBUT KLIMIS

Menurut pria sendiri, mereka mungkin akan menjelek-jelekkan orang yang berkkepribadian seperti ini. Namun, secara tidak langsung, kadang laki-laki memang selalu merapikan penampilannya untuk mendapatkan hati wanita.

Selain itu, kebanyakan pegawai kantoran memang berpenampilan rapih. Dan ini menjadi semacam kewajiban bagi mereka.

Oleh karena itu, saya memandang hal ini sebagai sesuatu yang positif.

Ilmu Budaya Dasar - Konsep Diri



Konsep Diri Suku Bugis

Siri’ na passѐ

Indonesia memiliki bermacam-macam suku bangsa. Dengan sekitar tiga ribu pulau yang tersebar bukan hal mustahil Indonesia memiliki berbagai macam suku yang tersebar di Negara ini. Suku bangsa yang beragam itulah yang akhirnya menciptakan berbagai macam konsep diri. Seperti sebuah suku yang terdapat di dareah Sulawesi Selatan. Suku yang dikenal dengan sebutan bugis merupakan salah satu suku terbesar di daerah Tengah dan Timur Indonesia.
Suku yang bermayoritas muslim ini memiliki adat istiadat yang sangat kuat. Walaupun Indonesia sedang mengalami masa perubahan akibat dari dampak globalisasi, Bugis dengan segala keteguhannya tetap bertahan dan tidak goyah.
Siri’ na passѐ yang berarti malu dan empati. Konsep malu ini yang berarti harga diri dan empati ini bukan hanya dianut dan sipegang kuat oleh suku bugis, namun masyarakat Sulawesi secara umum masih memegang konsep diri ini.
Keseluruhan dari sistem dan norma serta aturan adat istiadat ini dirangkum dalam sebuah istilah yang disebut Pangngadereng yang terdiri dari ade’, bicara, rapang, wari, dan sara’. Kelima unsur tersebut salin terjalin satu sama lain dan tertanam dalam setiad diri masyarakat bugis sehingga masyarakat dapat menjunjung siri’ atau harga diri. Sara’ sendiri diambil dari agama Islam yang berarti syari’at islam.
Sebagai seorang manusia, sudah suatu tuntutan hati nurani bagi mereka untuk tetap mengangkat tinggi harga diri. Menurut salah satu pemuka adat, siri’ atau harga diri yang ingin dijunjung tinggi inilah yang menyebabkan seluruh masyarakat bugis masih memegang teguh kelima unsur norma Pangngadereng.
Siri’ yang secara umum berarti harga diri sangat berarti dalam diri mereka. Siri’ memiliki tingkat hierarki yang sama dengan martabat, kehormatan dan reputasi. Artinya, tanpa siri’ sama saja seorang bugis tidak memiliki harga diri. Siri’ yang juga berarti malu mengajarkan setiap diri seorang bugis tentang apa arti sesungguhnya sebuah kehidupan. Bahkan, saking pentingnya Siri’ dimata mereka, mereka beranggapan tujuan utama mereka hidup didunia ini adalah untuk menegakkan siri’ dimuka bumi.
Sesuai dengan konsep yang telah dibahas, selain siri’, bugis memiliki konsep penting lain sebagai konsep diri yaitu  passѐ. Passѐ sendiri merupakan sebuah unsur pendukung dari siri’ untuk menumbuhkan rasa kesetia kawanan antar masyarakat bugis. Passѐ adalah sebuah perasaan untuk ikut menanggung perasaan anggota kelompoknya dan mendukung apabila seseorang dipermalukan. Ini merupakan suatu saran pemulihan harga diri dari seseorang yang telah dibuat malu.
Siri’ na passѐ telah merambah dan tertanam dalam kehidupan masyarakat bugis. Situasi siri’ akan muncul ketika seseorang mengalami ri’ paksssiri’  yang berarti dibuat malu. Pada situasi inilah passѐ sangat dibutuhkan untuk memulihkan siri’.
Seseorang yang mengalami ri’ pakassiri’ namun tidak bisa memulihkan rasa malu dan harga dirinya, mereka akan dikucilkan dan dianggap hina oleh masyarakat. Mereka menganggap lebih baik membuang diri daripada dikucilkan masyarakat. Hal ini merupakan salah satu faktor mengapa suku bugis banyak yang pergi merantau keluar dari daerah mereka.
Dalam hal perkawinan, ketika seseorang melakukan sebuah pelamaran dan tidak diterima atau dalam artian ditolak, maka mereka akan mengalami mate siri’ yang berarti kehilangan kehormatan. Kebanyakan dari pasangan nekat akan melakukan siliriang yaitu kawin lari. Ini merupakan hal yang sangat melanggar sehingga terkadang pihak wanita akan membunuh untuk menegakkan siri’ kelurga tersebut.
Orang yang membunuh itulah merupakan sebuah penyebab seorang yang ri’ pakassiri’ mengalami jallo’ atau mengamuk. Hal paling menyeramkan dari jallo’ adalah ketika seseorang membunuh karena ingin menghilangkan orang yang membuatnya ri’ pakassiri’. Namun, semenjak adanya sara’ atau syari’at islam, bunuh membunuh tidak lagi terjadi, sehingga mereka menebusnya dengan hukuman-hukuman lainnya yang sesuai dengan ajaran islam.
Seseorang yang telah kehilangan siri’ atau malu disebut dengan mate na siri’ e. yaitu seseorang yang telah kehilangan malu dan tidak lagi menjunjung adat istiadat. Orang yang seperti ini tidak lagi menjunjung Pangngadereng.
 Dari semua penjelasan di atas, telah diketahui bahwa konsep diri masyarakat bugis adalah Siri’ na passѐ. Kedua konsep inilah yang membuat setiap masyarakat dapat saling rukun berbaur dengan adat istiadat mereka masing-masing. Kedua konsep inilah yang membuat setiap martabat suku bugis tetap dijunjung tinggi. Dengan kepribadian suku bugis yang keras dan tempramen, kedua konsep inilah yang tetap mengukuhkan suku dan adat istiadat mereka.
Zayn Malik